Powered By Blogger

10 kumpulan manusia di Padang Mahsyar

MANUSIA selepas dibangkitkan dari kubur masing-masing akan menuju ke Padang Mahsyar. Keadaan mereka ketika itu berbeza-beza. Ada yang berjalan kaki, berkenderaan dan ada juga yang berjalan menggunakan mukanya. Pendek kata semua mengikut amal perbuatan ketika hidup dulu.
Seperkara lagi yang harus ditempuh oleh manusia di Padang Mahsyar ialah tidak mendapat perlindungan. Matahari terlalu hampir dengan ubun kepala. Maka, tidak hairan ada yang berpeluh kerana terlalu kepanasan sehingga terasa hingga sampai ke kaki, lutut, dada, leher mahupun sekadar bahagian muka saja.

Ketika dalam penantian persidangan itu, kelihatan wajah mereka yang tunduk cemas, muram dan hitam kelam. Keadaan itu samalah seperti kita melihat pesalah yang akan dibawa ke muka pengadilan. Takut serta bimbang sentiasa bermain-main di fikiran.

Bagaimana ketika di Padang Mahsyar tidak siapa yang dapat melepaskan diri. Bukan itu saja, malah untuk mencari pohon tempat berteduh juga tidak ada.

Sesiapa saja akan tetap diadili dan bergantung betapa taatnya dia dengan perintah Allah.
Allah berfirman yang bermaksud: "Dan (ingatlah) hari (ketika) Kami kumpulkan daripada setiap umat segolongan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, iaitu mereka dibahagi-bahagi (dalam kelompok-kelompok)." (Surah an-Naml, ayat 83)

Asy-Syaikh Abdul Wahhab asy-Sya'rani dalam kitabnya Mukhtashar Tadzkiratul Qurthubi menceritakan pada suatu hari sahabat Mu'adz bin Jabal bertanya kepada Rasulullah s.a.w mengenai maksud firman Allah dalam surah an-Naba', ayat 18, bermaksud: "Iaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok.”

Mendengar saja soalan itu, lantas Baginda menangis dengan bercucuran air mata seraya bersabda:

“Wahai Mu'adz, sesungguhnya engkau telah bertanyakan sesuatu perkara yang amat besar! Ada 10 macam umatku nanti yang akan dihalau ke Padang Mahsyar. Mereka itu semuanya telah Allah tukarkan, tidak seperti mereka hidup di dunia."


Golongan itu seperti berikut:
·  Ditukar rupa menjadi wajah kera. Mereka itu adalah manusia yang suka mengumpat.
·  Ditukar rupa menjadi wajah babi. Mereka adalah kalangan mereka yang suka memakan harta anak-anak yatim.
·  Dihalau dalam keadaan terbalik, kakinya di atas dan kepala di bawah. Mereka itu adalah manusia yang suka memakan riba.
·  Dihalau dalam keadaan buta dan diiring. Mereka adalah daripada kalangan manusia yang curang dalam menerapkan hukum.
·  Ditukar menjadi bisu dan tuli serta tidak berakal. Mereka itu adalah kalangan yang bangga dengan amalannya sendiri.
·  Dihalau dalam keadaan mengunyah lidah sendiri, sedangkan lidah itu terjulur hingga paras dada dan mulutnya pula keluar nanah yang menjijikkan. Mereka adalah ahli pidato yang ucapannya berlainan dengan perbuatannya.
·  Ada manusia yang dihalau dalam keadaan terpotong kedua kaki dan tangan. Mereka itu adalah daripada yang suka mengganggu tetangga.
·  Diiring ke Mahsyar dalam keadaan tersalib di pokok kurma neraka. Mereka itu adalah kalangan mereka yang suka berusaha mengajak orang ramai supaya membela pemerintah yang tidak jujur kepemimpinannya.
·  Dikumpulkan dalam keadaan menggunakan pakaian yang panas. Mereka itu adalah manusia yang takbur, sombong dan bongkak.

Allah berfirman dalam surah Taha, ayat 124-126 bermaksud:

"Dan barang siapa berpaling daripada peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dan kami akan menghimpunkannnya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: Ya Tuhanku, mengapakah Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, pada hal aku dahulunya adalah seorang yang melihat? Allah berfirman: "Demikianlah telah datang kepadamu ayat-ayat Kami maka kamu melupakannya dan begitu pula pada hari ini kamu pun dilupakan."





Daripada perbezaan kumpulan itu, jelas bahawa walaupun ketika berada dalam dunia dalam keadaan normal, tiada cacat cela, tetap akan ditukar oleh Allah mengikut amalan yang dilakukan di dunia. Sebelum sampai hari pengadilan di Padang Mahsyar yang maha luas itu.
Begitu juga dengan pengiringan dan penghalauan manusia ke Padang Mahsyar, jangan sekali-kali menganggap ringan kerana memikirkan perkara itu belum pernah berlaku. Bagaimanapun Allah telah berfirman dalam al-Quran ia pasti berlaku. Firman itu bermaksud: "Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan akan Kami kumpulkan seluruh manusia dan tidak Kami tinggalkan seorang pun daripada mereka."

NASA Membenarkan Matahari Akan Terbit dari Barat


Kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat:

““Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).

Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Ini sesuai dan dibenarkan oleh peneliti NASA dalam artikelnya dibawah.
Dari Ibn ‘Abbas, “Maka Ubai bin Ka’ab berkata: “Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu?” Rasulullah menjawab: “Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat.” (Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11, Thulu’issyamsi Min Maghribiha).

_______________

MATAHARI TERBIT DARI BARAT DIBENARKAN ILMUWAN FIZIK DAN MASUK ISLAM

Ilmuwan Fizik Ukraine Masuk Islam Kerana Membuktikan Kebenaran Al-quran Bahawa Putaran Poros Bumi Bisa Berbalik Arah. Demitri Bolykov, sorang ahli fizik yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika bisa mendorang Demitri Bolyakov masuk Islam? Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.

Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori moderen yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut. Akan tetapi Dimetri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan , ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.
Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung. Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat !!!

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian. Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwasanya :

Rasulullah saw bersabda, ”Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya.” (dari kitab Islam wa Qishshah).

Sumber : (IslamIsLogic.wordpress.com )

POhon Ghorqod - Pohon2 Kaum Yahudi


Pohon Ghorqod memang dikenal sebagai pohonnya kaum Yahudi. Hal tersebut secara tegas dinyatakan Rasulullah SAW dalam salah satu haditsnya mengenai peperangan hari akhir yang berbunyi :

“Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon Ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi.” (HR. Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lulu ‘wal-Marjan III/308)

Pohon Gorqod (Nitraria Retusa) merupakan tanaman sejenis semak berdaun kecil-kecil dan lebat, dengan ranting yang juga banyak. Ketika kecil pohon ini hanya berupa semak yang kecil, mustahil untuk dijadikan tempat bersembunyi. Namun ketika sudah besar, tanaman ini memiliki batang yang cukup kukuh bagi boleh dipanjat dan rerimbunan dedaunannya sangat lebat sehingga boleh digunakan sebagai tempat bersembunyi, walau pohon ini tidak terlalu tinggi.





Zionis-Israel telah melakukan penanaman pohon Ghorqod sejak sekian lama. Bahkan Yahudi seluruh dunia sangat dianjurkan untuk berpartisipasi secara aktif menanami pohon jenis ini di wilayah pendudukan Zionis-Israel di tanah Palestina.
Website Jewish National Fund jnf.org dalam bahagian JNF Store (Tress for Israel Certificate) di akhir tahun 2007 telah mengumumkan jika di tanah Palestina yang dikuasai Israel telah ditanami tak kurang dari 220 juta batang pohon ghorqod.

Laman tersebut juga mengiklankan bahawa sesiapa saja boleh membeli pohon ghorqod dan menyumbangkannya untuk ditanami di wilayah pendudukan. Satu batang pohon berharga US $18, dan barang siapa membeli dua batang berharga US $36 akan diberi bonus satu batang. Sistem pembayarannya boleh juga menggunakan kredit. Dan pengirimannya pun boleh dipilih melalui apa jua kaedah.
Adakah pohon Yahudi tersebut di Malaysia? Sejauh ini saya belum mendengar adanya pohon Ghorqod di negera ini, walau bukan hal yang mustahil jika Ghorqod ternyata juga ada di sini.

KETAHUILAH WANITA : Lelaki Terangsang 30 Kali Sehari



Saya tertarik benar dengan post blogger dakwahislamiah.blogspot mengenai khutbah Jumaat di tempatnya (Balai Islam, Flet Pekeliling) 15 Jun lalu. Isunya mengenai kewajipan menutup aurat. Izinkan hamba share dengan saudara saudari sekalian. Dari Abdullah bin 'Amr r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sampaikanlah pesanKu walaupun satu ayat... 

Disebabkan semua jemaah lelaki, khatib mengingatkan jemaah supaya memberitahu anak isteri supaya menjaga aurat masing-masing.

1. Ada yang pakai tudung singkat. Julurnya diikat ke belakang. Atau diikat ke leher. Maka nampaklah ‘kegebuan’ leher dan dadanya. Sedangkan dalam khutbah tadi, khatib membacakan ayat al-Quran yang meminta wanita melabuhkan tudung, menutup bahagian dada mereka.

2. Ada pakai tudung, tapi pakai T-shirt pendek. Malah ada yang pakai T-shirt tanpa lengan. Sudah tu ketat pula. Bukankah lengan itu aurat. Bahaya mendedahkan lengan yang ‘gebu’ itu. Yang dahsyatnya, ada pakai T-shirt singkat yang dipadankan dengan jeans terlondeh. Jadi apabila membongkok atau duduk, nampak seluar dalam, malah kadang-kadang alur bontot.

3. Ada pakai tudung, tapi pakai jeans teramat ketat. Alur punggung pun terbelah dua. Bentuk bontot pun terserlah. Apa nak jadi ni?

4. Ada yang pakai tudung, tapi pakai kebaya ketat. Tidak cukup dengan tu pakai ‘kain koyak’ pula. Apabila berjalan, terserlahlah ‘kegebuan’ betis malah kadang-kadang paha pun tersembul.

5. Ada yang pakai tudung, tapi pakai kain singkat, macam skirt mini. Kaki bukan auratkah? Pakailah stokin!!!!!!!

6. Ramai perempuan pakai tudung, tapi bermekap tebal dan berwangi-wangian. Bibir merah menyala. Menunjukkan aksi seksi pula tu.

7. Ada perempuan bertudung, ‘merendek’ pula dengan pacar di bangku stesen bas dan pusat beli-belah. Ini menjatuhkan imej wanita bertudung.8. Ramai perempuan suka pakai kasut bertumit tinggi. Apabila berjalan berbunyilah, tang, tang, tang.

Dalam khutbah tadi, khatib memberitahu tidak boleh timbul bunyi yang boleh menaikkan syahwat lelaki.

Syahwat LelakiBerkenaan syahwat lelaki ini, saya berpendapat kebanyakan perempuan tidak memahaminya. Ini kerana perempuan dan lelaki tidak sama dari segi biologi keinginannya.Lelaki mudah saja naik syahwatnya sedangkan perempuan tidak. Kebanyakan perempuan ingat lelaki macam dia. Itu tidak benar sama sekali.Seorang rakan saya memberitahu, satu kajian mendapati lelaki terangsang secara puratanya sebanyak 30 kali sehari. Ini sudah semula jadi. Bukan dibuat-buat. Jadi bukan sesuatu luar biasa jika lelaki naik syahwatnya jika melihat aurat perempuan.Itu normal.

Jadi untuk selamat dunia akhirat, lelaki dan perempuan wajib jaga aurat masing-masing. Ikut saranan al-Quran dan hadis. Tafsiran ajaran al-Quran dan hadis disampaikan oleh ilmuan agama seperti khatib Jumaat itu.Lelaki dan perempuan ikut saja panduan al-Quran dan hadis jika mahu selamat.Jangan mahu dibantah hukum-hakam agama.

HENDAK SERIBU DAYA..TAKNAK SERIBU DALIH.....PANDAI-PANDAI LAH NANTI MENJAWAB DAN BERDALIH DIHADAPAN ALLAH....Tak takut ker???

Saya perhatikan sekarang ini ramai perempuan bertudung. Alhamdulillah. Tetapi yang tidak sedapnya, semakin ramai wanita bertudung tetapi tidak menutup bahagian sensitif. Lepas tu, disalahkan pula lelaki mata keranjang...Lelaki buaya darat...Lelaki mengganggu..Lelaki sexual harashment.....Sape suruh buat-buat suara manja?? Sape suruh ??? Sapa suruh telanjang dikhalayak ramai??? Akhir zaman, wanita berpakaian, tetapi hakikatnya mereka berbogel....Sape yang cakap tu?? :#) wallahua'lam

Jangan Putus Asa Dari Rahmat Allah .S.W.T. [Edisi 3]


بِسْم اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
إِنَّ الْحَمْدَ لله ,نحمده وَنسعينه ونستغفره ,ونعوذ باللهِ منْ شرورِ أَنفسنا وَمنْ سيئاتِ أعْمالنا,من يهده الله فلا مضلَّ لهُ,ومنْ يضللْ فلا هادِي له,وأشهد أن لاإله إلاَّ اللهُ وحده لا شريك له,وَأشهد أنَّ محمدا عبدُه ورسوله .وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وأتْبعه .
والصلاة والسلام على اشرف المرسلين وعلى آله وأصْحابه الطيبين والطاهرين,ومن اتبِعهم بإحسانِ إلى يوم الدينِ.

اما بعد :

Ingatlah wahai Saudara & Saudariku sekalian , janganlah kita berputus asa dari rahmat Allah A'zzawajalla , sesungguhnya dialah Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat . Dialah Tuhan Pencipta Langit dan Bumi , Tuhan Yang Agung Pemilik Arsy Yang Mulia serta Tuhan Yang Maha Penerima keampunan dan kemaafan dari semua hamba-hambanya yang bertaubat kepada-Nya . Yang peliknya , orang yang membunuh diri kini berleluasa di dunia ini begitu juga di negara Malaysia , Nau'zhubillah , adakah mereka tidak sedar bahawa mereka itu telah murtad , dan juga mendapat laknat Allah . Demi Allah saya katakan bahawa jasad orang yang membunuh diri ini diharamkan shalat jenazah untuknya dan diharamkan dikuburkan di tempat orang-orang Muslimin . Jangan sesekali kita berniat untuk membunuh diri kerana Allah murka dan melaknat orang tersebut serta nerakalah ia selama-lamanya tanpa mempunyai maghfirah dan belas kasihan dari Allah ketika di akhirat . Istighfarlah kepada Rabb kita dan bertaubatlah ...Jangan bersedih ...Janganlah putus asa dari Rahmat Allah...sesungguhnya binasalah ia...

Sesungguhnya Allah A'zzawajalla berfirman :

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Katakanlah :"Hai,hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri , janganlah kamu terputus asa dari Rahmat Allah . Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya . Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang."
(QS.Az-Zumar :53)


Dalam ayat ini , Ibnu Kathir Rahimahullahu Ta'ala berkata :"Ali bin Abi Thalhah berkata dari Ibnu Abbas RA. :'Allah .s.w.t. mengajak orang-orang yang mengatakan bahawa Nabi I'sa A'laihissalam adalah Allah kepada pengampunan-Nya . Demikian juga orang yang mengatakan I'sa dan U'zair (I'sa adalah Putera Allah & Allah bagi kaum Nasrani , U'zair adalah putera Allah dan Allah bagi kaum Yahudi) Allah itu miskin , tangan Allah terbelenggu dan Allah adalah tiga . Allah .S.W.T. berfirman kepada mereka :

أَفَلاَ يَتُوبُونَ إِلَى اللَّهِ وَيَسْتَغْفِرُونَهُ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
"Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya?Dan Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyanyang ." (QS.Al-Maidah:74)

 Selain itu , Allah juga mengajak kepada pengampunan-Nya orang yang lebih keji perkataannya dari mereka , iaitu orang yang kerata :

أَنَا رَبُّكُمُ الأَعْلَى
"...Akulah Rabb-Mu yang paling tinggi (QS.An-Nazi'at:24)

Demikian pula orang yang berkata :

مَا عَلِمْتُ لَكُم مِّنْ إِلَهٍ غَيْرِي .....
"...Aku tidak mengetahui ilah bagimu selain aku...".(QS.Al-Qasash: 38)

Ibnu A'bbas berkata : "Barangsiapa yang putus asa terhadap taubat setelah ayat ini maka dia telah mengingkari firman Allah Subbhanahu Wa Ta'ala". Kitab Taubah Al-Hadiqatik Al Awwali hlm.41 dan Ibid . (Karangan Sheikh Ibrahim al-Hamd)

Dalam surah az-Zumar , pada ayat yang telah disebutkan , Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah al-Harrani Rahimahullahu Ta'ala berkata :"Tidak pantas bagi siapa pun untuk berputus asa dari Rahmat Allah dan jangan pula salah seorang menjadikan orang lain berputus asa dari rahmat-Nya".

Oleh sebab itu , beberapa Ulama Salaf Shalih berkata :"Sesungguhnya orang yang paling pandai adalah orang yang tidak membuat orang lain merasa putus asa dari rahmat Allah dan tidak pula membuat mereka berani untuk bermaksiat kepada-Nya .
Mari kita melihat contoh sebuah filem "The Haunted Mansion (2003)" yang dilakonkan oleh Eddie Murphy yang merupakan idola saya sendiri . Semasa beliau sendiri untuk memecahkan cermin di rumah besar tersebut demi menyelamatkan anak-anaknya dan isterinya sehinggakan cermin itu tidak pecah walaupun beliau cuba berbanyak kali namun tidak berhasil . Dan beliau akhirnya berputus asa dan menyesal serta tersilap langkah . Tetapi beliau ditegur oleh benda bulat atau dikenali sebagai Madame Leota supaya jangan berputus asa kerana orang yang berjaya itu adalah orang yang tidak berputus asa ,"katanya . Akhirnya Eddie Murphy itu mencuba sekali lagi untuk memasuki dalam rumah tersebut , namun beliau telah berjaya dan dapat menyelamatkan keluarganya sendiri . Kita patut mengambil iktibar dari cerita ini supaya kita juga jangan menjadi berpustus asa dari rahmat Allah & perlu istighfar apabila melakukan kesalahan .

Banyak orang yang berputus asa ini meyakini bahawa Allah tidak akan mengampuni dosanya kerana ia yakin Allah pasti tidak akan menerima taubatnya dan mengampuni dosa-dosanya apabila ia bertaubat . (WAHAI AKHI & UKTI , tidak sama sekali Allah itu Zhalim & Kejam....pintu Taubat masih terbuka...mohonlah maghfirah/keampunan dari-Nya kerana Syurgalah bagi mereka yang bertaubat)...Termasuk pula dengan mengatakan bahawa dirinya tidak akan mampu bertaubat , bahkan ia akan kalah serta tidak bersama dengan orang yang bertaubat kerana syaitan telah menguasai dirinya . Orang yang berputus asa untuk bertaubat walaupun mengetahui bahawa Allah akan menerima taubatnya apabila ia bertaubat . Inilah yang banyak memperdaya manusia...
(At-Taubah wal -Istighfar karya Ibnu Taimiyyah , tahqiq Muhammad al-Hijjaji & Abdullah Badrani (hlm.27-28) , Lihat juga kitab al-Istiqomah karya Ibnu Taimiyyah (II/190) )

Diakhiri dengan taubat kepada-Nya dengan du'a (Amalkan , InsyaAllah akan diterima oleh Allah Rabbul A'lamin) :

 رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ   127
"Ya Rabb kami , terimalah (amal) dari kami , sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui ."

 128           وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
 " DAN TERIMALAH TAUBAT KAMI , Sesungguhnya Engkaulah Maha penerima Taubat lagi Maha Penyanyang". (QS.Al-Baqarah : 127 hingga 128)

Wallahu'allam...

Yang Mana Satu???










Hamba terjumpa satu artikel yang amat-amat menarik perhatian hamba ketika melayari web sebentar tadi mengenai satu isu yang tidak asing lagi dalam arena politik dan sosiobudaya Malaysia, BERSIH 3.0. Pelbagai pendapat dan hujah daripada kedua-dua belah pihak dapat kita hayati namun, perlu penelitian yang mendalam supaya dapat melihat yang hak dan bukannya yang batil. Justeru, hamba dengan merendah hati, ingin berkongsi ssesuatu dan harap tidak dicemari dengan prasangka kerana dakwah adalah kewajipan setiap ummah.Wallahualam.



Nota daripada seorang sahabat di Universiti Medina kepada Bersih 3.0


Bismillah....


Sebelum bersungguh-sungguh ingin menghapuskan korupsi pada pemerintah, rakyat harus menghapuskan korupsi pada diri mereka sendiri. Berapa ramaikah rakyat yang mengabaikan solat namun mengharapkan pemimpin seperti Umar Abdul Aziz? Berapa ramaikah rakyat yang menipu dalam urusan perniagaan namun mengharapkan pemimpin yang jujur dalam harta negara ? Berapa ramaikah rakyat yang sangat kedekut dalam bersedekah namun mengharapkan mereka mendapat harta negara dengan saksama ? Berapa ramaikah rakyat yang melanggar undang -undang keselamatan jalanraya namun mengharapkan mahkamah yang telus? Berapa ramaikah rakyat yang tidak peduli terhadap mesej kenabian lalu mengharapkan pemimpin yang memimpin dengan jalan kenabian ?

Sebelum rakyat bising mereka ditipu oleh Kerajaan, semak dulu adakah rakyat sudah berlaku jujur dalam urusan mereka dengan kerajaan. Masih ada lagikah rakyat yang tipu ketika 'punch card' di tempat kerja. Masih ada lagikah rakyat yang tipu 'office hour' dengan meng'ular'. Masih ada lagikah rakyat yang ambil M.C tanpa ada apa-apa keuzuran. Masih ada lagikah rakyat yang tipu 'claimn' untuk out station. Masih ada lagikah rakyat yang gunakan harta pejabat untuk kegunaan peribadi. Jika rakyat masih tipu kerajaan, maka tidak pelik kerajaan juga akan tipu rakyat.

Telah menjadi Sunnatullah bahawa kaum-kaum yang zalim itu diperintah oleh orang yang zalim.

Firman Allah: “Dan (penduduk) negeri itu telah Kami binasakan ketika mereka berbuat kezaliman.” (Surah Al Kahfi, 18: 59)
Al-Walid ath-Tharthusi rahimahullah berkata, “Sehingga sekarang masih terdengar orang-orang berkata, “amalan - amalan kalian adalah pekerja-pekerja kalian”, sebagaimana kalian sekarang ini; maka seperti itulah kalian akan dipimpin."


Di dalam al-Qur’an terdapat ayat yang semakna dengan perkara ini.

“Dan demikian kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim itu menguasa sebahagian yang lain disebabkan apa-apa yang mereka (masyarakat) usahakan.” (Surah Al-An’am, 6: 129)


Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan (berkenaan ayat tersebut)

“Tiada orang yang zalim pun melainkan ia akan diuji dengan orang yang zalim. Dijadikan dari kalangan orang-orang yang zalim, mereka dikuasai oleh orang- orang-orang yang zalim lainnya Sebahagian mereka dihancurkan dengan sebahagian lainnya, dan sebahagian mereka disiksa dengan sebahagian lainnya, sebagai balasan atas kezaliman mereka.” (Rujuk: Shahih Tafsir Ibnu Katsir, Terbitan Pustaka Ibnu katsir, jil 3, m/s. 430)


“Wahai rakyatku! Bersikap adillah kepada kami! (Bagaimana mungkin) kalian mahukan dari diri kami sebagaimana yang dilaksanakan oleh Abu Bakar dan Umar, sedangkan kalian tidak pun mengerjakan sebagaimana apa yang mereka amalkan?!” (Siraj al-Muluk, m/s. 100-101).


Pemimpin itu asalnya adalah seorang Rakyat. Zalimnya seorang Pemimpin disebabkan zalimnya seorang Rakyat, begitu juta sebaliknya


*****Fikir fikirkan lah....setakat mana amalan kita sebelum kita mengharapkan amalan baik dari pemerintah ?


1. Sudahkah kita membayar zakat dengan telus
2. Sudahkah kita mendidik anak dengan didikan islam
3. Sudahkah kita menjalankan amalan Rukun Islam dengan sempurna
4. Sudah kah kita membantu kaum keluarga seperti di syariatkan
5. Sudahkah kita menjadi anak atau abang lelaki yang bertanggung jawab
6. Sudahkah kita solat 5 waktu sebelum bercakap hal agama
7. Adakah kita bertanggung jawab terhadap Mak Bapak dan kaum keluarga
8. Adakah kita menjadi jiran mengikut ajaran islam
Dan banyak lagi....Tanya lah diri kita setakat mana amalan kita? sebelum bercakap mengenai islam dalam negara ?


Ubahlah diri sendiri dahulu sebelum mengharapkan orang lain berubah – pakar motivasi



Ada sebahagian kata pihak ini tidak betul dan zalim, ada yang kata pihak sana yang tak betul dan zalim, malah, yang tidak ikut serta dalam perarakan BERSIH juga ada dilabel sebagai pengecut dan tali barut. Pada pandangan hamba, kita kini di akhir zaman. Justeru, perkara-perkara yang membawa kepada perpecahan umat Islam akan sering terjadi dan dimanipulasi oleh kafir-kafir laknatullah. Oleh itu, berhati-hati dan bersiap siagalah dari segi ilmu, rohani, mental dan fizikal akan cabaran-cabaran ini. Pelbagai huru-hara akan dicetuskan dan akan berlaku. Bukankah Nabi Muhammad s.a.w telah memberi amaran dan peringatan mengenai fitnah-fitnah dunia di akhir zaman... Apakah langkah yang terbaik? banyak yang diajarkan oleh baginda antaranya;

Dari Abu Hurairah. Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud:

“Akan terjadi huru-hara, di mana orang yang duduk lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada orang yang berjalan dan orang yang berjalan lebih baik daripada orang yang berlari. Barangsiapa mendekatinya, maka huru-hara itu akan menariknya lebih dekat. Maka dari itu, barangsiapa mendapatkan di sana suatu benteng atau tempat berlindung lainnya, maka berlindunglah di situ.”  

Selain itu,  Abu Daud meriwayatkan dari Wabisah bin Ma’bad Al-Asadi, dari Ibnu Mas’ud r.a. dia berkata: “Pernah saya mendengar Rasulullah s.a.w bersabda - lalu Ibnu Mas’ud menyebut sebahagian hadith seperti yang diriwayatkan dari Abu Bakrah - dan selanjutnya bersabda pula, ‘Semua yang terbunuh dalam huru-hara itu masuk neraka.”

Dalam hadith itu Wabisah mengatakan, “Saya bertanya, ‘Bilakah perkara itu terjadi. wahai Ibnu Mas’ud?”
Ibnu Mas’ud menjawab: “Itulah zaman rusuhan, di mana seseorang lelaki tidak berasa selamat terhadap teman duduknya.
Saya bertanya: “Kalau begitu, apa yang anda perintahkan kepadaku, jika aku melalui zaman itu?”

Tahanlah lidah dan tanganmu,” jawab Ibnu Mas’ud r.a. menyarankan : “Jadilah salah seorang yang betah menetap dalam rumah.”

Wabisah bercerita: “Ketika Uthman r.a. terbunuh, maka terbanglah hatiku tinggi-tinggi, lalu aku memacu kenderaanku sehingga aku tiba di Damaskus. Di sana aku menemui Huraim bin Fatik Al-Asadi. Lalu dia bersumpah, ‘Demi Allah. Yang tiada Tuhan melainkan Dia, sesungguhnya aku benar-benar telah mendengar berita itu dari Rasulullah s.a.w.’”

Itulah serba sedikit yang dapat hamba kongsikan kepada saudara sekalian. Terlalu dhaif diri ini untuk menghakimi siapa yang benar dan siapa yang salah, namun, panduan dari Rasulullah s.a.w dan para sahabat tidak harus kita ketepikan kini kerana umur dunia sudah hampir tiba. Justeru, bersatulah dalam Jemaah. Pegangan kita Al-Quran dan As-sunnah. Tidak patut kita memerangi saudara seagama dan mengikut cucukan kafir laknatullah. Hanya dengan bersatu padu, kita mampu mengubah segalanya. Tidak perlu mengikut jejak langkah umat terdahulu dan keadaan huru-hara di Timur Tengah mahupun Barat kerana di sana rusuhan bukanlah sesama saudara, tetapi menentang kafir laknatullah, tali barut agama kita dan puak-puak Syiah, khawarij dan sebagainya.Wallahualam.

Diriwayatkan dalam sebuah hadith sahih dari Abdullah bin Mas’ud r.a. sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud:

“ Sesungguhnya Islam bermula merupakan sesuatu yang asing, dan akan kembali menjadi asing seperti asal. Maka berbahagialah orang-orang yang asing. Rasulullah s.a.w ditanya, ‘Siapakah orang-orang yang asing itu?’ Baginda menjawab, ‘Kabilah-kabilah yang jauh (terasing).’”

~Wallahualam~

*Sebarang gambar yang merujuk peristiwa tidak disiarkan kerana takut ianya fitnah.

*Sumber :
·         InsanInsanPendakwah.Blogspot
·         Ibnu Katsir. Huru Hara Hari Kiamat.
·         Utusan Melayu & Harakah

Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah S.W.T [edisi 2]


Katakanlah (wahai Muhammad) : Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri (dengan perbuatan-perbuatan maksiat), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, kerana sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa; sesungguhnya Dialah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.(Az-zumar 39 :53)

Ayat di atas jika diperhatikan dengan teliti. Akan dapat dirasai betapa lembutnya Allah ‘azzawajalla memujuk kita agar tidak putus asa dengan rahmatnya. Ketika mana kita melampaui batas dengan melakukan dosa dan maksiat kepada Allah ‘azzawajalla.Tiba-tiba dengan lembut Allah ‘azzawajalla menyapa dengan firmannya

“la taqnatu min rahmatillah, innallaha yaghfiru zunuuba jamii'a” 

Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah kerana sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa. Bahkan bukan itu sahaja. Malah Allah ‘azzawajalla menegaskan sekali lagi sesungguhnya Dialah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.

Al-hafiz Ibnu Katsir RH(wafat 774H) dalam tafsirnya menyebut berkenaan ayat ini,
Ayat yang mulia ini merupakan ajakan kepada semua pelaku ma'siat di antara orang-orang kafir dan selain mereka untuk bertaubat dan kembali kepada Allah.[1]

Saudara-saudariku,

Kita semua tidak akan pernah sunyi dari melakukan dosa. Samada sengaja ataupun tidak.Maka, di saat kita tergelincir dari landasan syari'at.Segeralah kembali kepada Allah. Ketahuilah, Dia sentiasa ada untuk mengampuni. Tidak kira dosa itu setinggi awan dilangit atau sebesar dunia.Firman Allah 'azzawajalla dalam hadis qudsi riwayat Imam at tirmizi RH(wafat 279H).

 "wahai anak adam, sekirannya engkau memohon kepada-Ku dan berharap kepada-Ku akan aku ampuni apa yang telah kamu lakukan. Aku tidak peduli. Wahai anak adam, jika dosa-dosamu setinggi awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku,akan aku ampuni.[2]

Imam Tirmizi RH berkata, hadis ini hasan shahih. Wallahu'alam.
--------------------
[1] Tafsir ibnu katsir, pustaka imam asy-syafi'i, jilid ke 8,
[2] Hadis ke 42 Arba'in An nawawiyyah, Allah pengampun segala dosa

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...