Hanya Jauhari Mengenal Manikam





Cuti pertengahan semester dahulu, sesuatu yang indah…haha..macam dalam lirik lagu plak. Kena pulak, time tue musim buah tak habis lagi. Terasa bahang semangat ukhuwah antara sahabat-sahabat seperjuangan itu. Pengalaman yang dilalui bersama terlalu bernilai untuk ditafsir oleh akal, diungkap melalui kata-kata. Terima kasih sahabat-sahabatku. Terlalu subjektif untuk kita menilai harga disebalik persahabatan yang telah terlukis sejak di bangku sekolah. Semoga titipan ukhuwah ini menjadi sandaran untuk kita berjuang hidup di dunia ini seterusnya menjadi bekalan di akhirat.

Rizuan : mamat nie diam-diam ubi berisi tapi hamba respect la mamat nie…

Shahril : mamat nie penuh dengan agenda tersendiri…tapi dia ibarat pelangi la yang mewarnai persahabatan ni…banyak karenah but hepi go lucky..

Wam : mamat yang paling penyegan nak kua rumah dan pemalu..haha..malu-malu kucing.

Walau bagaimanapun, semuanya nakal dengan karenah masing-masing. Tetapi, karenah itulah yang sering mewarnai talian persahabatan ini. Bersahabat kerana Allah s.w.t, ukhuwah Fillah.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...